Stadion H. Agus Salim, Padang pada hari Minggu (28/11) sudah seperti pesta rakyat. Hampir 10 Ribu orang memadati lapangan yang didirikan pada tahun 1983 ini. Masyarakat Padang, sebagian besar anak muda, ingin menyaksikan kota tercintanya menjadi pembuka gelaran konser A Mild Live Soundrenaline. Mereka sudah tidak sabar menyaksikan belasan artis papan atas beraksi di White Stage A Mild Live Soundrenaline.
Antusiasme music freak Padang sudah terbukti sejam sebelum acara dimulai. Sejak jam 10 pagi, aliran manusia udah berduyun-duyun memasuki gerbang stadion. Sambil menungggu konser dimulai, mereka juga dengan semangat mengikuti semua acara dan permainan yang digelar di booth-booth yang sudah tersedia.
Mulai dari welcoming stage, billiard, games PC, cukur dan make up gratis, bikin tato temporer, sampai Euro Bungy yang heboh banget. Pemandangan seru ini emang mirip pekan raya atau pasar malam di siang hari. Di tiap booth terjadi antrian dan kerumunan. Sepertinya penonton A Mild Live Soundrenaline bener-bener menikmati sajian yang diberikan.
A Mild Live Soundrenaline yang masih dengan konsep dua panggung, pertama kali membuka konser ini dengan penampilan band-band hasil seleksi majalah Hai dalam Hai Way to Soundrenaline.
White Stage dibuka dengan Utopia yang memancing ribuan orang melompat-lompat sambil mengepalkan tangan ke udara. Band yang ngetop dengan single andalan Antara Ada dan Tiada ini sukses sebagai pembuka White Stage. Pia, vokalisnya juga mampu membawa adrenalin penonton makin tinggi. Akhirnya band ini menutup penampilannya dengan Pesta telah usai. Sementara itu, penonton bisa juga mendapat kesempatan untuk meet and greet dengan artis A Mild Live Soundrenaline Padang di booth yang telah tersedia.
Aryo sebagai penampil ke dua, tak kalah seru. Penyanyi yang perah main film di Biarkan Bintang Menari ini sempet juga membawakan lagu Aku Bukan pangeran yang jadi OST film itu. Tentunya Sepenuh Hati jadi lagu yang paling ditunggu. Kejutan datang dari Audy yang sore itu tampil dengan kostum berwarna pink lengkap dengan slayer dengan warna senada. Penyanyi ini menunjukkan kelasnya sebagai diva muda Indonesia. Selain sering berkomunikasi dengan penonton, Audy juga membawakan lagu lawas milik Rolling Stones, Paint It Black. Tentunya, setelah lagu-lagu hits macam Lagu Sendu, Cinta Dibalas Dusta, Menangis Semalam, Janji Di atas Ingkar dan Arti Hadirmu selesai dimainkan.
Sampai berita ini diturunkan, Jikustik sedang tampil di White Stage. Band yang dimotori oleh Pongky ini membawakan lagu-lagu andalannya seperti Untuk Dikenang, 1000 Tahun, Maaf, Saat Kau tak Di sini dan Setia.

Peterpan Paling Bernyali
Ditengah turunnya hujan rintik yang terus-terusan membasahi Stadion H. Agus Salim, penonton A Mild Live Soundrenaline malah semakin mengalir. Sampai pukul 22.00 WIB (28/11), penonton sudah berjumlah 50 Ribu orang.
Sebenarnya kehebohan penonton mulai terjadi pada saat Jikustik menuntaskan penampilannya.
Di belakang panggung, kru A Mild Live Soundrenaline sempat terjadi kehebohan karena vokalis Jikustik mendadak pingsan di atas panggung beberapa saat mereka menuntaskan lagu pamungkas Meninggalkanmu. Tapi setengah jam kemudian, Pongky sudah sadar kembali, walaupun hanya mampu berjalan dengan tertatih-tatih.
Penonton makin menggila begitu band asal Kanada, The Weekend naik panggung. Bermodalkan vokalis cewek, Andrea Wasse (vokal/ gitar), kwartet ini emang jadi punya daya tarik. Apalagi ternyata lagu yang dibawakan mereka sangat kentar distorsi rocknya. Mereka membawakan 10 lagu termasuk singel kojo bertitel Bring It On dan 80s Rock Star.
Setelah band bule itu turun, maka melesatlah andrenalin penonton menuju puncak. Apalgi kalo bukan Naif ang menjadi penyebabnya. Selama kurang lebih satu jam, Naif membawakan 8 lagu "gila" seperti Piknik, Mobil Balap, Curi Curi Pandang, dan Towal Towel. Penonton Padang cukup beruntung diperdengarkan lagu baru Naif yang berjudul Sorga dan Neraka. Serunya, penampilan Naif malam itu penuh dengan canda dan tawa. Apalagi pada saat Fajar, gitaris dan David meluncur sambil tiduran di catwalk panggung yang basah terkena hujan.
Setelah Naif mengocok perut, tampilah band muda yang sedang melesat. Peterpan. Band yang katanya berhasil mencapai angka penjualan 1 juta kopi untuk album terbarunya ini, memang jadi puncak malam itu. Sang vokalis, Ariel masih menjadi pujaan penonton wanita. Hebatnya lagi, Lagu-lagu Peterpan yang masuk di dalam album baru Bintang Surga (rilis Maret 2004) sudah dihafal luar kepala oleh penonton. Tapi tentunya tak lupa mereka membawakan lagu kojo dari album sebelumnya seperti Topeng dan Aku dan Bintang.
Cokelat tampil setelah Peterpan. Band yang juga bakal merilis album bulan Desember ini tampil seperti tanpa beban. Mereka juga memperdengarkan kepada masyarakat Padang lagu singel pertama mereka dari album terbaru yang berjudul Ketika Jarak Memisahkan. Di akhir penampilan mereka, Kuintet ini menampilkan atraksi perkusi yang dilakukan oleh se

mua personel. Keruan….penonton yang mungkin masih dalam suasana Bulan Ramadhan meneriakan Sahur….sahur…!
Suguhan terakhir yang mungkin sudah ditunggu penonton dari siang, adalah Slank. Slankers yang udah nggak sabar dari siang hari akhirnya berlarian ke depan panggung. Namun aksinya, ini nggak membuat keputusan penonton via sms untuk memilih band paling bernyali memilih geng Potlot ini.
Pengumuman band paling bernyali yang dikumpulkan dari polling sms penonton
Akhirnya jatuh ke tangan Peterpan. Hasil itu terang aja bakal membuat band asal Bandung ini makin bersinar kiprahnya.
Tampaknya band super baru sudah lahir dari A Mild Live Soundrenaline 2004 Padang!
sumber;
amild.com