Pontianak sumbang Rp. 59 juta
Guyuran hujan menjadi saksi pesan persatuan dan perdamaian yang disuarakan Iwan Fals dan Slank di Stadion Sultan Syarief Abdurrahman Pontianak, Minggu sore kemaren (03/04). Lebih dari tujuh ribu fans Iwan Fals yang tergabung di OI (Orang Indonesia) dan fans Slank menamakan diri Slanker rela basah-basahan di konser yang bertajuk
A Mild Live Konser 'Bersatu Dalam Damai' Tour Slank PLUR dan Iwan Fals.
Seperti niatan tour 27 kota, hasil penjualan tiket di Pontianak juga akan disumbangkan untuk korban gempa dan tsunami Aceh. Di Pontianak, tiket yang terjual lebih dari 3.400 lembar dan menyumbang Rp. 59 juta untuk Aceh.
Lepas dari jumlah sumbangan, penampilan Slank dan Iwan Fals kemarin mampu menghamburkan kedamaian di dalam stadion berkapasitas 15 ribu orang itu. Kharisma yang ditebar Iwan Fals selama ini ampuh menghembuskan hawa damai meski penonton membawa 'bendera' masing-masing.
Konser dimulai empat menit lebih awal dari yang dijadwalkan pukul 16.00 bbwi. Slank berkesempatan keluar pertama dari balik panggung langsung menghentak dengan Mars Slanker. Lapangan sepakbola pun bergetar oleh lonjakan para Slanke dan komunitas OI.
Dilagu kedua, Kaka cs melantunkan
P.L.U.R (Peace, Unity, Love and Respect) dari album teranyar mereka. Hujan deras sepertinya bukan penghalang bagi para penikmat mengikuti hentakan lagu-lagu 'wajib' anak-anak gang Potlot itu.
Dilagu kelima, Slank menggebrak dengan hits
I Miss U But I Hate U. Lagu ini tak hanya 'memanaskan' penonton yang ada didalam. Tetapi juga Slanker yang masih diluar stadion untuk masuk. Hingga pada akhirnya 2 pintu utama dan satu pintu di tribun 'dibuka untuk umum'.
Masuknya ribuan Slanker menambah gairah konser di kota ke 26 ini. Lagu-lagu seperti
Juwita Malam, Indonesiakan UNA, Piss, dan
Aku Tak Bisa lebih bergema oleh koor penonton.
Dilagu ke 13, Iwan Fals yang sejak awal 'didapuk' keluar panggung muncul dengan hits
Yang Terlupakan faet Slank. Saat sendirian Iwan Fals Melantunkan
Aku Bukan Pilihan, penonton diam, menyimak, kemudian memberikan tepuk tangan, berulang kali tiap usai "maestro balada" itu melantunkan tembang-tembangnya.
Tak ada yang berubah dari Iwan Fals
sejak terakhir tampil di GOR Pangsuma Pontianak 15 tahun yang lalu. Hanya kali ini, Bang Iwan (panggilan akrab Iwan Fals bagi komunitas OI) lebih bersahaja. Tampil dihadapan penonton Bang Iwan mengenakan kaos kecoklatan dengan setelan celana jeans.
Lima lagu meluncur, Slank kembali mendampinginya. Keduanya mulai berkolaborasi membawakan
Orkes Sakit Hati (*Slank) dan
Pesawat Tempurku (*Iwan Fals),
Bendera Setengah Tiang (*Slank)
" Damai !!, Andai dana perang buat korban tsunami" begitu kata Slank sebelum kembali berkolaborasi menutup konser dengan Kesaksian, lagu anyar soal Aceh dari Iwan Fals.
berbagai sumber.